Minggu, 26 April 2009

Pemutih Kulit Yang Aman

Berhati-hatilah dalam menggunakan kosmetika pemutih kulit, yang saat ini sangat digemari oleh para wanita, terutama bagi para ibu yang sedang mengandung, karena pada kosmetika pemutih kulit ini sering terdapat bahan-bahan kimia yang berbahaya bagi kesehatan, dan celakanya, kadang-kadang para produsen tidak mencantumkannya pada label ingredients mereka. Hal ini biasanya terungkap pada penelitian-penelitian yang dilakukan oleh lembaga-lembaga riset mandiri di masyarakat, seperti lembaga konsumen atau akademisi yang melakukan survey untuk kepentingan studi mereka.
Produk-produk pemutih kulit ini pada umumnya menggunakan merkuri ataupun hydroquinon sebagai zat aktif karena efeknya yang cepat dalam memutihkan kulit. Pada saat diaplikasikan di kulit, hidroquinone dan merkuri terserap masuk ke dalam kulit dan selanjutnya masuk ke peredaran darah pengguna, dari penelitian diketahui peningkatan 100 microgram merkuri didalam darah akan mengakibatkan penurunan IQ rata-rata 14 poin pada anak-anak. Pada dosis besar dapat menyebabkan kelainan mental dan fisik yang parah. Menurut Wikipedia, Pemerintah Hongkong mencatat mayoritas kosmetik pemutih yang dijual di Hongkong diketahui mengandung merkuri dan hidroquinon dalam jumlah 27.000 - 60.000 kali lebih besar dari dosis 'aman' ('aman'= dosis yang masih dapat ditoleransi oleh tubuh).
Bila pada anak-anak merkuri dan hidroquinon dapat menyebabkan penurunan IQ, maka pada janin dalam kandungan tentu efeknya akan lebih buruk lagi, untuk itulah, sebaiknya para ibu dan calon ibu berhati-hati menggunakan kosmetika pemutih kulit, bila tetap ingin putih (halah..) bisa gunakan kosmetika alami yang murah meriah berikut:

Bahan:
- beras ketan hitam secukupnya (misalnya 1/4 kg)

Cara membuat:
Cuci beras ketan hitam lalu tiriskan dan jemur hingga benar-benar kering, kemudian sangrai hingga hangus/menjadi arang dengan api sedang dalam wadah stainless steel atau periuk tanah, jangan sampai tercampur air agar tidak lengket dan menggumpal. Bila telah gosong merata hingga bagian dalamnya, angkat dan biarkan dingin. Blender hingga mencapai kehalusan yang dikehendaki, untuk masker sebaiknya halus, untuk luluran/body scrub agak sedikit kasar.

Catatan: pada waktu menyangrai gunakan api sedang saja, karena bila menggunakan api besar, maka beras hanya akan gosong pada bagian luarnya saja, sedangkan bagian dalamnya masih putih.

Cara pakai:
Campur bubuk hitam tersebut dengan air jeruk nipis hingga membentuk pasta yang agak encer, jangan terlalu pekat terutama bila untuk luluran/body scrub, karena pasta ini sangat lengket. Bila perlu bisa ditambahkan air secukupnya. Pakai sebagai masker atau lulur. Untuk diperhatikan, jangan membiarkan campuran lulur ini terlalu kering dikulit, karena lengket dan anda akan butuh waktu lama untuk membersihkannya. Tapi untuk penggunaan sebagai masker untuk memutihkan dan mengencangkan, boleh dibiarkan hingga kering, akan terasa sangat kencang diwajah. Untuk kulit kering, sebaiknya pemakaiannya dicampur dengan 1 sdt madu asli, memang bila dicampur madu masker ini tidak dapat menjadi kering dan kencang, juga efek memutihkannya akan berkurang karena adanya peningkatan pH (tingkat keasaman), tapi ini lebih lembut untuk kulit kering dan sangat kering.

Hasil dan Testimoni:
Kulit akan tampak sangat bersih dan bersinar sejak pertama kali pemakaian (kok kayak iklan ya?). Anda bisa mencobanya, benar-benar memuaskan, saya sudah mencobakan sendiri masker/lulur ini pada beberapa teman dan saya sendiri, bahkan dulu saya sering membuatnya untuk dijual, tanggapan para konsumen/pemakai sangat baik.

3 komentar:

  1. wah.. kalau buka salon bisa ramai lho bu... :)

    BalasHapus
  2. Mau nambah saran,, kalau mau kulit bersinar,, bisa pakai endapan perasan parutan bengkoang.
    Caranya, bengkoang di parut, diperas. Diamkan perasannya selama semalam. Besoknya buang airnya dan gunakan endapannya untuk masker.
    Kulit halus cerah alami (hihihi,, bahasaku)
    Salam kenal ya,, ^^

    BalasHapus
  3. Thanks mbak, banyak nambah resep nih, nambah ilmu juga.

    BalasHapus