
Lidah buaya (aloe vera) telah lama digunakan diseluruh dunia, mulai dari Cleopatra hingga Alexander Agung (Iskandar Zulkarnain). Bahkan penduduk Mesir telah memanfaatkan lidah buaya untuk mengobati luka bakar, infeksi dan penyakit akibat parasit. Konon Iskandar Zulkarnain selalu membawa lidah buaya dalam setiap peperangan sebagai obat luka bagi para prajurit. Kini telah banyak dilakukan penelitian terhadap lidah buaya untuk mengobati berbagai penyakit, mulai dari penyakit kulit hingga kanker dan bahkan AIDS.
Menurut sejumlah hasil penelitian, tanaman yang tumbuh baik di iklim tropis ini mampu mempercepat kesembuhan, pemulihan dan memperbaiki elastisitas kulit yang rusak, mempertahankan kelembaban dan kelenturan kulit, sehingga menghambat proses penuaan. Disamping itu juga memiliki sifat anti bakteri dan anti radang. Manfaat yang paling menjanjikan, senyawa dalam lidah buaya melancarkan pencernaan, membantu fungsi sirkulasi darah, limpa, ginjal, hati dan kantung empedu.
Senyawa mannan yang diketemukan dalam lidah buaya, terutama acetylated mannan dan acemannan mampu meningkatkan kekebalan tubuhdan efektif melawan virus penyebab flu dan campak. Prostaglandin juga ditemukan dalam lidah buaya, senyawa ini berguna untuk mempercepat penyembuhan luka. Sedangkan gibberellin, sejenis hormon pertumbuhan juga terdapat dalam lidah buaya, berfungsi mempercepat penyembuhan penyakit.
Lidah buaya dapat mempengaruhi penyerapan obat yang anda konsumsi, untuk itu sebaiknya batasi penggunannya dan beri jarak minimal 2 jam setelah anda mengkonsumsi obat-obatan, terutama obat untuk diabetes dan hipertensi. Lidah buaya juga menghambat efektifitas obat-obat anestesi , sebelum pembiusan sebaiknya hentikan konsumsi lidah buaya minimal 1 minggu sebelumnya.
Menurut sejumlah hasil penelitian, tanaman yang tumbuh baik di iklim tropis ini mampu mempercepat kesembuhan, pemulihan dan memperbaiki elastisitas kulit yang rusak, mempertahankan kelembaban dan kelenturan kulit, sehingga menghambat proses penuaan. Disamping itu juga memiliki sifat anti bakteri dan anti radang. Manfaat yang paling menjanjikan, senyawa dalam lidah buaya melancarkan pencernaan, membantu fungsi sirkulasi darah, limpa, ginjal, hati dan kantung empedu.
Senyawa mannan yang diketemukan dalam lidah buaya, terutama acetylated mannan dan acemannan mampu meningkatkan kekebalan tubuhdan efektif melawan virus penyebab flu dan campak. Prostaglandin juga ditemukan dalam lidah buaya, senyawa ini berguna untuk mempercepat penyembuhan luka. Sedangkan gibberellin, sejenis hormon pertumbuhan juga terdapat dalam lidah buaya, berfungsi mempercepat penyembuhan penyakit.
Lidah buaya dapat mempengaruhi penyerapan obat yang anda konsumsi, untuk itu sebaiknya batasi penggunannya dan beri jarak minimal 2 jam setelah anda mengkonsumsi obat-obatan, terutama obat untuk diabetes dan hipertensi. Lidah buaya juga menghambat efektifitas obat-obat anestesi , sebelum pembiusan sebaiknya hentikan konsumsi lidah buaya minimal 1 minggu sebelumnya.

0 komentar:
Poskan Komentar